Jum'at, 19 Januari 2018
Halaman Depan arrow Artikel Pertanian arrow Kesuburan tanah arrow Reaksi Tanah dan Pengapuran
Buat situs ke favorite
Buat halaman ke favorite
Jadikan halaman utama
Print Halaman

RSS-Sindikasi





Sindikasi

Reaksi Tanah dan Pengapuran PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh web master   
Saturday, 21 March 2009
Reaksi Tanah
Dan Pengapuran
 
Apa itu pH Tanah?
 
Istilah atau batasan, pH didefinisikan sebagai kemasaman atau kebasaan relatif suatu bahan. Skala pH mencakup dari nilai 0 (nol) hingga 14. Nilai pH 7 dikatakan netral. Dibawah nilai 7 dikatakan asam, sedangkan diatas 7 dikatakan basa. Asam menurut teori Bronsted dan Lewry adalah suatu bahan yang cenderung untuk memberi  proton (H+) ke beberapa senyawa lain, demikian sebaliknya apabila basa adalah suatu bahan yang cenderung untuk menerimanya. Teori asam basa ini sangat baik untuk diterapkan dimedia cair termasuk larutan tanah. Sedangkan teori asam basa lain yang sangat baik diterapkan dalam tanah adalah menurut Arrhenius, yaitu asam adalah suatu bahan yang menghasilkan H+ atau menurunkan pH apabila terdisasosiasi dalam air, sebaliknya apabila basa dalam disasosiasinya akan menghasilkan OH- atau menaikkan pH.
 
Kemasaman di dalam tanah dapat dihitung berdasarkan kedudukan ion H+ (Gambar 3.1). apabila yang diukur adalah ion H+ yang ada dilarutan tanah (sebelah kanan, bebas) dikatakan sebagai kemasaman aktual. Apabila ion H+ yang diukur terdapat di komplek jerapan tanah (sebelah kiri, tidak bebas) dikatakan sebagai kemasaman potensial, yang nilainya jauh lebih besar dari kemasaman aktual. Sedangkan apabila kedua kemasaman tersebut dijumlahkan disebut kemasaman total.
 
Kemasaman pH tanah secara sederhana merupakan ukuran aktivitas H+ dan dinyatakan sebagai -log10[H+]. Secara praktikal ukuran logaritma aktivitas atau konsentrasi H+ ini berarti setiap perubahan satu unit pH tanah berarti terjadi perubahan 10 kali dari jumlah kemasaman atau kebasahan. Pada tanah yang mempunyai pH 6.0 berarti tanah tersebut mempunyai H+ aktif sebanyak 10 kali dibandingkan dengan tanah yang mempunyai pH 7.0
 
Sebagian besar tanah tanah produktif, mulai dari hutan humid dan sub humid hingga padang rumput di semiarid, mempunyai pH bervariasi antara 4.0 hingga 8.0. Nilai diatas atau dibawah variasi tersebut disebabkan oleh garam Ca dan Na atau ion H+ dan Al+3 dalam larutan tanah. Pengaruh utama pH di dalam tanah adalah pada ketersediaan dan sifat meracun unsur seperti Fe, Al, Mn, B, Cu, Cd dll terhadap tanaman atau mikroorganisme.
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 21 March 2009 )
 
Berikutnya >

Brosur Kaptan

Pencarian google

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini31
mod_vvisit_counterKemarin37
mod_vvisit_counterMinggu ini154
mod_vvisit_counterBulan ini553
mod_vvisit_counterTotal pengunjung336716

Berita

Sekilas Pertanian

Sekilas Perkebunan

Sekilas Agribisnis