Jum'at, 19 Januari 2018
Buat situs ke favorite
Buat halaman ke favorite
Jadikan halaman utama
Print Halaman

RSS-Sindikasi





Sindikasi

Tanah untuk kehidupan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh web master   
Saturday, 28 February 2009
Tanah adalah produk transformasi mineral dan bahan organik yang tereletak di permukaan sampai kedalaman tertentu  yang dipengaruhi oleh faktor faktror genetis dan lingkungan yakni bahan induk, iklim, organisme hidup, topografi dan waktu yang berjalan selama kurun waktu yang sangat panjang, yang dapat dibedakan dari ciri ciri bahan induk asalnya baik secara fisik, kimia, biologi dan morfologinya.
 
Tanah bersama air dan udara merupakan sumber daya alam utama yang sangat mempengaruhi kehidupan. Kesetimbangan ketiganya sangat tergantung pada bagaimana kita mengelola tanahnya. Sebagai contoh penanaman tanaman pangan di lahan lahan miring dapat menyebabkan erosi yang selanjutnya dapat menyebabkan buruknya kualitas badan badan air dan lahan gundul. Kualitas air dan tanah yang tidak baik akan berpengaruh tidak baik pada penduduk di sekitarnya.
 
Tanah juga sebagai sumber unsur hara yang di butuhkan tanaman. Berdasarkan fungsi spesifik di dalam tanaman, ada 16 unsur hara yang mutlak di butuhkan tanaman dan disebut unsur hara essensil. Dari 16 unsur hara essensil tersebut, ada 13 unsur hara yang diambil tanaman dari tanah, sedangkan lainnnya yaitu C, H dan O di ambil dari udara dan air.  Konsentrasi ke 13 unsur hara tersebut bervariasi dan berubah ubah berdasarkan tempat dan waktu. 
 
Tanah juga merupakan media yang sangat baik untuk mendaur ulang dan mengurangi sifat meracun bahan bahan organik, serta untuk mendaur ulang banyak unsur dan gas gas global. Karena kemampuan tanah tersebut maka hingga sekarang tanah menjadi alternatif pertama untuk pembuangan limbah yang sangat murah. Tanah yang tidak dapat menjalankan fungsi fungsinya dengan baik dikatakan tanah tidak subur. 
 
Banyak negara termasuk Indonesia, telah menerapkan kebijakan kebijakan pengawetan atau konservasi untuk melindungi tanah, menjaga dan melindungi sumber sumber penghasil makanan dan memelihara hara, kualitas air dan udara. akan tetapi tanah secara terus menerus mengalami kemunduran yang ditunjukkan oleh salinitas, kemasaman, erosi, eutorifikasi, timbulnya senyawa beracun, tidak setimbangnya unsur hara, yang akhirnya tanah tidak mampu mendukung pertumbuhan tanaman dan bahkan menjadi masalah besar bagi lingkungan dan kesehatan manusia.
 
Kesehatan tanah memberikan hubungan pada kesehatan tanaman, hewan dan manusia. Sebagai contoh, tanah yang sehat dapat menumbuhkan tanaman yang sehat yang sangat penting bagi sumber pangan hewan dan manusia. Tanah tanah yang sehat akan memberikan sumbangan yang besar pada kualitas tanah. Kualitas tanah dapat dipandang dengan dua cara yang berbeda yaitu:
 
      1. Sebagai sifat inherent tanah yang dapat digambarkan dari sifat sifat tanah atau hasil observasi tidak langsung 
 
      2. Sebagai kemampuan tanah untuk menampakkan fungsi fungsi produktifitas, lingkungan dan kesehatan.
Terakhir Diperbaharui ( Saturday, 21 March 2009 )
 
< Sebelumnya

Brosur Kaptan

Pencarian google

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini31
mod_vvisit_counterKemarin37
mod_vvisit_counterMinggu ini154
mod_vvisit_counterBulan ini553
mod_vvisit_counterTotal pengunjung336716

Berita

Sekilas Pertanian

Sekilas Perkebunan

Sekilas Agribisnis