Jum'at, 29 Agustus 2014
Halaman Depan

Aplikasi kaptan

PDF 
aplikasi kaptan
Aplikasi : disebarkan merata ke permukaan tanah dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah atau sama dengan
aplikasi pupuk yang digunakan.
 
 
Buat situs ke favorite
Buat halaman ke favorite
Jadikan halaman utama
Print Halaman

RSS-Sindikasi





Sindikasi

Pengelolaan kesuburan tanah masam dengan teknologi pengapuran terpadu PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh web master   
Wednesday, 01 April 2009
Berdasarkan berbagai masalah tanah masam yang telah dikemukakan dalam bab sebelumnya, maka prinsip utama pengelolaan tanah masam adalah menaikkan pH tanah dan mengurangi kejenuhan Al yang meracun, serta meningkatkan ketersediaan hara tanaman, terutama unsur hara P sehingga sesuai dengan pertumbuhan tanaman yang optimal. Dari berbagai hasil peneletian tentang pemanfaatan tanah masam di dunia, termasuk indonesia, dapat dinyatakan bahwa tekhnologi yang paling tepat untuk mengendalikan masalah tanah masam adalah teknologi pengapuran.
 
Pengapuran di nyatakan sebagai teknologi yang paling tapat dalam pemanfaatan tanah masam di dasarkan atas beberapa pertimbangan. pertama, rekasi kapur sangat cepat dalam menaikkan pH tanah dan menurunkan kelarutan Al yang meracun. Kedua, respons tanaman sangat tinggi terhadap pemberian kapur pada tanah masam. Ketiga, efek sisa kapur atau manfaat kapur dapat dinikmati selama 3 sampai 4 tahun berikutnya. Keempat, bahan kapur cukup tersedia dan relatif murah, termasuk di indonesia.
 
Guna mendukung pernyataan di atas, uraian tentang teknologi pengapuran terpadu berikut ini meliputi 9 topik utama yaitu:
  1. Kapur pengendali kemasaman tanah
  2. Peranan kapur dalam meningkatkan serapan P
  3. Penetapan kebutuhan kapur
  4. Manfaat kapur bagi pertumbuhan tanaman
  5. Manfaat kapur bagi hasil tanaman
  6. Pengaruh sisa pupuk P bersama kapur
  7. Jenis kapur dan cara penggunaannya
  8. Pengapuran harus di sertai dengan pemupukan
  9. Peran bahan organik pada tanah masam
  10. Integrasi kapur, bahan organik, dan pupuk
  11. Efek kapur berlebihan
  12. Pengapuran dan pengaturan pola tanam
  13. Budidaya lorong "Alley cropping" memantapkan pengapuran
  14. Perhitungan keuntungan penggunaan kapur
Teknologi pengapuran yang diintegrasikan dengan penggunaan bahan organik dan pupuk buatan yang di sertai dengan budidaya lorong dengan pola tanam yang menguntungkan di sebut sebagai "Teknologi Pengapuran Terpadu".
Terakhir Diperbaharui ( Wednesday, 01 April 2009 )
 
< Sebelumnya

Brosur Kaptan

Spesifikasi Kaptan

PDF 

 kaptan

Kadar CaCO3 + MgCO3        91. 53 %
Kadar CaO     + MgO               50. 23 %
Kadar Air Saat dikemas         1.00    %
Mesh 40 - 100                          82. 01 %  
Berat bersih perkemasan      50      Kg

 

Pencarian google

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini67
mod_vvisit_counterKemarin123
mod_vvisit_counterMinggu ini553
mod_vvisit_counterBulan ini3014
mod_vvisit_counterTotal pengunjung221929

Berita

Sekilas Pertanian

Sekilas Perkebunan

Sekilas Agribisnis