Senin, 20 Oktober 2014
Halaman Depan

Aplikasi kaptan

PDF 
aplikasi kaptan
Aplikasi : disebarkan merata ke permukaan tanah dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah atau sama dengan
aplikasi pupuk yang digunakan.
 
 
Buat situs ke favorite
Buat halaman ke favorite
Jadikan halaman utama
Print Halaman

RSS-Sindikasi





Sindikasi

Potensi Tanah Masam PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Web Master   
Thursday, 26 February 2009
Sesuai dengan faktor pembentuk tanah masam yang dominan yaitu iklim, tanah masam dapat dikelompokkan dalam 2 zona iklim. pada zona iklim dingin dan temperet tanah masam di dominasi oleh Spodosols, alfisols, incepticols, dan histosols. Sedangkan di wilayah tropika basah oleh ulitosols dan oxisols.

Tanah Masam di dunia

Penyebaran tanah masam berdasarkan data dari FAO di peroleh gambaran bahwa peran tanah masam di asia sangat besar karena 63 % dari luas tanah tanah di asia tenggara dan pasifik adalah tanah masam. 

Pemanfaatan Tanah Masam di Dunia

Ditinjau dari sudut pandang pemanfaatannya, tanam masam di dunia telah dimanfaatkan guna menghasilkan berbagai jenis tanaman yang mencakup tanaman semusim dan tanaman perkebunan. Seperti tanaman teh, karet, kelapa sawit dan ubi kayu 100 % di lakukan pada tanah masam. Hal itu menunjukkan sekaligus bahwa keempat jenis tanaman tersebut tergolong pada tanaman yang relatif toleran terhadap tanah masam. Sebaliknya, tanaman kedelai, padi, jagung, gandum yang menempati sebagian kecil saja dari tanah masam mengindikasikan bahwa tanaman tersebut relatif peka terhadap tanah masam. Bahkan tanaman buah dan sayuran tidak ada yang di usahakan pada tanah masam, menunjukkan bahwa tanaman tersebut tidak bisa tumbuh baik pada tanah masam.

Organosol merupakan tanah organik masam, sedangkan podsolik adalah tanah mineral masam. Kedua tanah tersebut bereaksi lebih masam dan miskin hara. Di samping itu, organosol juga mempunyai hambatan berupa kelebihan air, sedangkan podsolik kekurangan air. Oleh karena itu kedua tanah itu memerlukan pengolahan yang berbeda. Pengelolahan tanah mineral masam akan di bahas di sini.

Potensi dan Pemanfaatan Tanah Masam di Indonesia

Penyebaran tanah masam di Indonesia lebih dari 60 % luas lahannya di tempati oleh tanah bereaksi masam. Dengan demikian, jelaslah bahwa potensi tanah masam sangat besar untuk pembangunan pertanian, baik masa kini maupun masa mendatang. Sejak awal 70 an, tanah masam di Indonesia telah di manfaatkan untuk keperluan transmigrasi dan sekaligus untuk pembangunan pertanian, baik untuk tanaman pangan maupun untuk tanaman perkebunan dan kehutanan.

Aluvial meskipun bereaksi masam, tetapi relatif lebih subur. Oleh karena itu tanah ini pada umumnya, sudah dimanfaatkan terutama untuk persawahan. Setelah aluvial, latosol juga sudah hampir habis di manfaatkan karena relatif agak subur bila di bandingkan dengan organosol dan podsolik. Dengan demikian, tanah yang masih berpeluang besar untuk pertanian masa kini dan masa datang di Indonesia adalah Organsosol atau tanah gambut dan Ultisol (podsolik merah kuning).

 

Terakhir Diperbaharui ( Sunday, 08 March 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Brosur Kaptan

Spesifikasi Kaptan

PDF 

 kaptan

Kadar CaCO3 + MgCO3        91. 53 %
Kadar CaO     + MgO               50. 23 %
Kadar Air Saat dikemas         1.00    %
Mesh 40 - 100                          82. 01 %  
Berat bersih perkemasan      50      Kg

 

Pencarian google

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini128
mod_vvisit_counterKemarin143
mod_vvisit_counterMinggu ini128
mod_vvisit_counterBulan ini2348
mod_vvisit_counterTotal pengunjung228203

Berita

Sekilas Pertanian

Sekilas Perkebunan

Sekilas Agribisnis