Jum'at, 19 Januari 2018
Halaman Depan

Aplikasi kaptan

PDF 
aplikasi kaptan
Aplikasi : disebarkan merata ke permukaan tanah dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah atau sama dengan
aplikasi pupuk yang digunakan.
 
 
Buat situs ke favorite
Buat halaman ke favorite
Jadikan halaman utama
Print Halaman

RSS-Sindikasi





Sindikasi

Peluang Pasar Agribusiness Africa Dalam Event Africa's Big Seven 2009 PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Web Master   
Monday, 09 March 2009

Pameran Africa Big Seven 2009 yang diselenggarakan pada tanggal 19 – 21 Juli 2009, di Jhonnesburg, Afrika Selatan merupakan statu event besar untuk negara-negara Afrika dalam retail Agriprocessing & Agribusiness. Adapun pada pameran ini menampilkan produk Agrifood Manufactures and Producers.

 

Afrika Selatan memiliki letak yang strategis di benua Afrika yang sekaligus berfungsi sebagai pintu masuk untuk kawasan Afrika bagian selatan, yaitu Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Anggola, Malawi dan Zambia. 

Menurut data informasi dari nilai perdagangan Indonesia-Afrika Selatan tahun 2006 adalah 4.492 Milyar Rand (641 juta USD) atau kenaikan sebesar 16.5% dibandingkan tahun sebelumnya.  Pada tahun tersebut, ekspor Indonesia sebesar 3.005 miliar Rand (429 juta USD) atau naik 32.5 % dibandingkan tahun sebelumnya.  Pangsa pasar Indonesia Ekspor Indonesia tahun 2006 adalah sebesar 0.65 % dari seluruh impor Afrika Selatan. Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Afrika Selatan pada triwulan pertama tahun 2007 adalah sebesar 1.276 Milyar Rand (182,28 juta USD) atau naik sebesar 54.19 % dibandingkan periode yang tahun sebelumnya.  Ekspor Afrika Selatan ke Indonesia sebesar 390.575 juta Rand (55.79 juta USD) atau naik 5.1 % dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan ekspor Indonesia sebesar 885.947 juta Rand (126.56 juta USD) atau naik 17.9 % dibandingkan tahun sebelumnya. 

 

Indonesia memiliki peluang untuk Industri alat pertanian di Indonesia berpeluang besar untuk diekspor ke negara-negara Afrika terutama traktor tangan dan pompa air. Secara  konsepsuall atau abstrak, kita.  selalu membayangkan bahwa suatu pasar adalah pertemuan antara kurva permintaan yang mewakili kehendak konsumen dan kurva penawaran yang mewakili keinginan produsen. Dalam konsep sistem agribisnis, pasar adalah salah satu dari empat subsistem di samping tiga subsistem lainnya yaitu subsistem usahatani (produksi), subsistem industri pengolahan hulu-hilir (upstearm dan downstream) dan subsistem lembaga penunjang (supporting institution). Pasar mempertemukan pelaku-pelaku agribisnis,  baik antar produsen di pasar input atau output maupun antar produsen atau pengecer dengan konsumen di pasar output. Dari sisi permintaan, pasar komoditi agribisnis Indonesia memiliki prospek cerah, baik di pasar domestik maupun di pasar internasional.

 

Apalagi komoditi  agribisnis yang umumnya permintaannya bersifat  elastis  terhadap  perubahan  pendapatan  (income  elastic  of  demand),  maka  peningkatan  pendapatan akan  diikuti   oleh  peningkatan  permintaan.  Dengan   perkiraan penduduk  Indonesia  berjumlah sekitar 240 juta  jiwa  tahun  2010, maka pasar domestik merupakan pasar komoditi  agribisnis  yang sangat besar.

 

Untuk permintaan  komoditi  agribisnis di pasar internasional masih sangat besar.Ini merupak suatu peluang bagi Indonesia dalam jaringan perluasan pasar ke negara-negara Afrika. Di masa  depan  ada  dua  fenomena yang menyebabkan  meningkatnya peluang pasar komoditi  agribisnis  di pasar internasional  yaitu,  liberalisasi  perdagangan  dunia  dan  meningkatnya industrialisasi yang tidak berbasis pertanian (non agrobased industry) di negara-negara dunia, khususnya negara-negara  yang sempit  wilayahnya. Liberalisasi  perdagangan dunia akan menghapus dan  meminimumkan kebijakan proteksi seperti tarif, subsidi, dan  berbagai   hambatan  perdagangan  non  tarif   komoditi-komoditi  agribisnis. Diharapkan peluang pasar Africa merupakan suatu jalur dalam ekspansi pasar dan jaringan yang lebih luas didalam pangsa pasar agribisnis Indonesia. (sumber data terkait berbagai sources, data diolah oleh: F. Hero K. Purba)

 
< Sebelumnya

Brosur Kaptan

Spesifikasi Kaptan

PDF 

 kaptan

Kadar CaCO3 + MgCO3        91. 53 %
Kadar CaO     + MgO               50. 23 %
Kadar Air Saat dikemas         1.00    %
Mesh 40 - 100                          82. 01 %  
Berat bersih perkemasan      50      Kg

 

Pencarian google

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini31
mod_vvisit_counterKemarin37
mod_vvisit_counterMinggu ini154
mod_vvisit_counterBulan ini553
mod_vvisit_counterTotal pengunjung336716

Berita

Sekilas Pertanian

Sekilas Perkebunan

Sekilas Agribisnis